Gejala-gejala Penyakit Kawasaki
Gejala penyakit Kawasaki akan muncul dalam tiga tahap. Tahap-tahap ini umumnya akan berlangsung selama 1,5 bulan.
Tahap pertama akan terjadi pada minggu 1-2. Pada tahap ini, gejala utama yang muncul adalah
demam selama lebih dari lima hari yang disertai:
- Ruam
kemerahan yang pertama muncul di area organ intim dan menyebar ke tubuh
bagian atas, tangan, kaki, serta wajah. Ruam ini biasanya akan hilang
dalam waktu satu minggu.
- Mata merah, tapi tidak keluar cairan.
- Perubahan kondisi mulut, seperti lidah atau tenggorokan merah serta bibir yang kering dan pecah-pecah.
- Jari-jari tangan atau kaki yang bengkak dan memerah. Tangan dan kaki juga akan terasa sakit.
- Pembengkakan kelenjar getah bening pada leher.
Pada
minggu 2-4, anak Anda akan mengalami tahap kedua. Demam biasanya sudah
turun, tapi anak Anda akan mengalami gejala-gejala lain yang meliputi
kulit pada ujung jari tangan dan kaki mengelupas, gangguan pencernaan
(seperti
diare, muntah, dan
sakit perut), serta rasa nyeri dan pembengkakan pada sendi.
Dalam
tahap inilah, risiko komplikasi seperti aneurisma dapat muncul.
Aneurisma adalah pembengkakan pada pembuluh koroner akibat melemahnya
dinding pembuluh koroner akibat inflamasi.
Berikutnya adalah tahap
ketiga yang akan berlangsung pada minggu 4-6 ini. Gejala-gejala
penyakit Kawasaki perlahan-lahan akan berkurang, tapi kondisi anak
umumnya masih lemas sehingga mudah lelah.
Gejala-gejala penyakit
ini cenderung mirip dengan infeksi lain, terutama gejala demam pada
tahap pertama. Anda sebaiknya lebih waspada dan segera membawa anak Anda
ke dokter jika muncul gejala-gejala lain yang kemungkinan
mengindikasikan penyakit Kawasaki pada anak Anda.
Penyakit
Kawasaki memang tidak bisa dicegah, tapi diagnosis dan penanganan
secepat mungkin dapat menurunkan risiko komplikasi. Dengan penanganan
dini, sebagian besar anak yang mengidap penyakit ini dapat sembuh total
dalam waktu enam minggu hingga dua bulan